LAMBANG DAERAH

Perisai bersudut lima

Sebagai dasar Lambang daerah bermakna Pancasila. Hal ini berarti bahwa Pemerintah Daerah berpegang teguh pada Pancasila sebagai Dasar dan falsafah hidup bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Padi sebanyak 17 ( tujuh belas ) butir berwarna kuning emas dan kapas sebanyak 8 (delapan) buah berwarna putih

Bermakna hari proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Padi dan Kapas juga merupakan simbol Pemenuhan kebutuhan Sandang dan Pangan bagi masyarakat dalam rangka peningkatan tingkat kesejahteraan. Adapun keterikatan melambangkan persatuan dan kesatuan.

Topografi dan Pemandangan alam

Sebagai gambaran geografi Tolikara yang terdiri dari deretan pegunungan yang hijau dan sejuk di mana daratan dan pegunungan dihiasi dengan dua aliran alur sungai yang jernih

Sebuah Konstruksi Rumah Adat dengan kombinasi dua bentuk atap Honai dan atap pelana berwarna cokelat

Melukiskan spesifikasi Rumah penduduk asli daerah pegunungan dan masyarakat Tolikara. Kombinasi konstruksi rumah adat mengandung pula arti Alfa dan Omega sebagai simbol kepercayaan masyarakat asli Tolikara.

Busur, tombak dan kapak bersatu membentuk perahu

Sebagai simbol alat perang dan alat pencarian nafkah masyarakat asli Tolikara sekaligus sebagai simbol alat transportasi guna menunjang kegiatan pembangunan Tolikara ke depan untuk menuju masyarakat adil, makmur dan sejahtera.

Buah Merah sebanyak lima buah

Melambangkan bahwa komoditas unggulan Kabupaten Tolikara adalah buah merah, dan lima buah menunjukkan lima asas yang ada dalam Dasar Negara Kita (Pancasila) juga menjadi dasar pelaksanaan Pembangunan di Kabupaten Tolikara.

Gerbang Honai

Adalah pintu masuk pekarangan rumah yang memberikan gambaran “ Mari menuju Hidup Baru” dengan membuka keterisolasian bahu-membahu bersama siapa saja untuk membangun Kabupaten Tolikara menuju sukses dengan cita-cita masyarakat untuk hidup damai dan berdampingan.

Sehelai pita berwarna kuning dengan tulisan Kabupaten Tolikara berwarna merah

Melambangkan Kabupaten Tolikara yang sah menurut undang-undang No.26 Tahun 2002 tentang Pemekaran 14 Kabupaten di Provinsi Papua.

 

Warna

Biru

Adalah lambang keluasan dan ketenangan yang mengandung arti bahwa Kabupaten Tolikara mempunyai wilayah yang luas menandakan seluruh aktivitas dalam masyarakat Kabupaten Tolikara berdasarkan pada rasa tenggang rasa, toleransi yang tinggi dan kerukunan hidup yang menyeluruh dalam segala bidang dan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Tolikara kedepan, menjalankan tugas dengan penuh kebijaksanaan yang sejalan dengan aturan yang berlaku.

Kuning

Adalah lambang cita-cita kehidupan rakyat dimana Pemerintah Kabupaten Tolikara senantiasa berusaha meningkatkan taraf hidup rakyat yang berbasis Ekonomi Kerakyatan.

Hijau

Adalah lambang kesuburan dan kemakmuran, berarti Daerah Kabupaten Tolikara memiliki kekayaan alam dan potensi daerah yang sangat besar.

Putih

Adalah lambang kesucian, berarti Pemerintah Daerah dalam menjalankan tugasnya mengutamakan kejujuran dan keadilan sebagai dasar seluruh gerak langkah kehidupan dan perjuangan seluruh komponen.

Hitam

Adalah lambang pengabdian, berarti pemerintah daerah dengan kebulatan tekad dan rasa dedikasi yang tinggi serta penuh semangat melaksanakan semua tugas dengan sebaik-baiknya.

Merah

Adalah lambang keberanian dan patriotisme dalam menghadapi segala tantangan dan kendala pembangunan.

Slogan/ Moto Kabupaten Tolikara

Pada lambang Kabupaten Tolikara terdapat slogan/ moto “ NAWI ARIGI ” yang artinya “Kecintaan akan tanah kelahiran yang mendalam, membuat kita yang berada di Kabupaten Tolikara merasa memiliki dan ingin berbuat yang terbaik untuk Kabupaten “.

Kebijaksanaan Pembangunan

Sebagaimana kita maklumi bersama bahwa dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan serta tugas dalam mengatur dan mengurus rumah tangga daerah pada dasarnya merupakan pelaksanaan kebijaksanaan yang telah digariskan dalam Rencana Jangka Panjang yang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan seluruh rakyat. Berpedoman pada Rencana Strategis (Renstra) Kabupaten Tolikara, tahun 2012 – 2017, maka bidang – bidang prioritas adalah :

– Bidang Ekonomi
– Bidang SDA dan Lingkungan Hidup
– Bidang Kesejahteraan, Pendidikan dan Kesehatan
– Bidang Agama

Dan didukung oleh 4 ( empat ) bidang penunjang :

– Bidang Iptek
– Bidang Politik, Aparatur Negara, Komunikasi dan Media Massa.
– Bidang Hukum
– Bidang Ketentraman dan Ketertiban